Meski sama-sama asli Ranah Minang, ada beberapa perbedaan mendasar
antara nasi kapau dan nasi padang. Coba cicipi keduanya dan temukan
letak perbedaan tersebut.
Rumah makan padang tersebar di seantero Nusantara, dari kota besar
hingga desa terpencil. Namun, ada rumah makan yang menyuguhkan 'nasi
padang' dan ada pula yang menyajikan 'nasi kapau'.
"Ada beberapa perbedaan antara nasi kapau dengan nasi padang.
Pertama, nasi kapau dijual oleh orang asli Kapau," tutur Nusyirwan
Effendi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas
Andalas kepada KompasTravel beberapa waktu lalu.
Antropolog lulusan Bielefeld University itu mengungkapkan, Kapau adalah nama nagari (desa) yang terletak di Kabupaten Agam. Warga lokal menyebut "warteg" ini sebagai "rumah makan nagari kapau".
Perbedaan lainnya terletak dari sisi menu. Nusyirwan menuturkan, menu
di rumah makan padang dipajang di etalase. Lain halnya dengan nasi
kapau.
"Menu nasi kapau dipajang di atas meja, letaknya lebih rendah dari si
penjual. Kalau nasi padang kan etalasenya lebih tinggi," tambah dia.
Oleh karena itu, pelancong yang ingin mencicipi nasi padang bisa
langsung memilih menu dari etalase kaca. Lain halnya dengan nasi kapau,
kita harus masuk dahulu ke restorannya untuk memilih menu.
Bagaimana soal rasa, apakah ada perbedaan antara nasi padang dan nasi
kapau? Nusyirwan menuturkan, ada satu hidangan yang punya cita rasa
berbeda. Gulai Kapau, begitu nama hidangannya.
"Bahan dasarnya kol, nangka, dan kacang panjang. Kuah gulainya
berwarna kuning, dan ada cita rasa sedikit asam. Itu yang otentik,"
tuturnya.
Gulai Kapau disantap bersama satu lauk. Tinggal pilih apakah olahan
ikan, ayam, daging, atau hidangan khas Kapau lainnya yakni rendang ayam.
http://travel.kompas.com/read/2016/06/10/041700527/Ini.Bedanya.Nasi.Kapau.dengan.Nasi.Padang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon